Akulturasi: Pengertian, Unsur dan Sejarahnya di Indonesia

Akulturasi


Belajar Daring - Akulturasi: Pengertian, Unsur dan Sejarahnya di Indonesia adalah tema pada kesempatan kali ini yang akan Admin informasikan.

Akulturasi: Pengertian, Unsur dan Sejarahnya di Indonesia merupakan salah satu materi dari mata pelajaran Antropologi (IPS). 

Pengertian Akulturasi

Menurut Koentjaraningrat, akulturasi dapat diartikan sebagai suatu proses sosial yang timbul apabila suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing sedemikian rupa sehingga unsur-unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri. 

Proses akulturasi sudah terjadi sejak zaman dahulu. 

Migrasi antar kelompok manusia dengan kebudayaan yang berbeda telah menyebabkan individu dalam kelompok tersebut mengenal kebudayaan asing.

Unsur Akulturasi yang Mudah dan Sulit Diterima Masyarakat

Selanjutnya, pembahasan berlanjut kepada unsur-unsur Akluturasi yang mudah dan sulit diterima oleh masyarakat, berikut penjelasan singkatnya.

Pada umumnya, unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah diterima masyarakat, antara lain sebagai berikut:

  • Unsur kebudayaan tersebut terbukti membawa manfaat besar, seeprti telepon seluler yang mempermudah komunikasi tanpa terbatas ruang dan waktu.
  • Unsur kebudayaan kebendaan seperti peralatan yang sangat mudah dipakai dan banyak dirasakan bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya.
  • Unsur kebudayaan yang mudah menyesuaikan denagn keadaan masyarakat yang menerima unsur tersebut, seperti mesin penggiling padi dengan biaya murah dan pengetahuan Teknik yang sederhana yang dapat digunakan untuk melengkapi penggilingan padi.

Pada umumnya, unsur-unsur kebudayaan asing yang sulit diterima oleh masyarakat penerima, antara lain sebagai berikut:

  • Unsur kebudayaan yang menyangkut sistem kepercayaan, seperti ideologi dan falsafah hidup
  • Unsur kebudayaan yang dipelajari pada taraf pertama dari proses sosialisasi seperti konsumsi roti sebagai makanan pokok pengganti nasi.

Sejarah Terjadinya Akulturasi Di Indonesia

Bangsa Indonesia telah mengalami kontak dengan kebudayaan asing, yaitu dengan kebudayaan Hindu-Buddha pada abad ke-1. 

Dengan budaya Islam abad ke-12 sampai ke-15 dan dengan kebudayaan barat pada abad ke-17 sampai ke-20. 

Dalam kontak degan kebudayaan asing tersebut lahir akulturasi budaya Indonesia-Hindu, Indonesia-Islam, Indonesia-Barat.

Di dalam proses akulturasi terjadi proses seleksi terhadap unsur-unsur budaya asing oleh penduduk setempat. 

Contoh proses seleksi unsur-unsur budaya asing dan dikembangkan menjadi bentuk budaya baru tersebut terjadi pada masa penyebaran agama Hindu-Buddha di Indonesia sejak abd ke-1. 

Masuknya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha dari India ke Indonesia berpengaruh besar terhadap perkembangan kebudayaan Indonesia. 

Hasil akulturasi kebudayaan Indonesia dengan kebudayaan hindu-budhha adalah bentuk unsur seni bangunan, seni rupa, aksara, dan sastra, sistem pemerintahan, sistem kalender, sistem kepercayaan dan filsafat. 

Namun, meskipun menyerap berbagai unsur  budaya Hindu-Budhha, konsep kasta yang diterapkan di India tidak diterapkan di Indonesia.

Proses akulturasi kebudayaan terjadi apabila suatu masyarakat atau kebudayaan dihadapkan pada unsur-unsur kebudayaan asing. 

Proses akulturasi kebudayaan bisa tersebar melalui penjajahan dan media massa. Proses akulturasi antara budaya asing dengan budaya Indonesia terjadi sejak zaman penjajahan bangsa Barat di Indonesia abad ke-16. 

Sejak zaman penjajana Belanda, bangsa Indonesia mulai menerima banyak unsur makanan dan iptek. 

Melalui media massa tersebut, unsur budaya asing berupa mode pakaian, peralatan hidup, gaya hidup, dan makanan semakin cepat tersebar dan mampu memngubah perilaku masyarakat. 

Namun proses akulturasi tidak selalu terjadi pergeseran budaya lokal akibat pengaruh budaya asing.

Proses akulturasi berlangsung dalam jangka waktu yang relatif lama. Hal itu disebabkan adanya unsur-unsur budaya asing yang diserap secara selektif dan ada unsur-unsur budaya yang ditolak sehingga proses perubahan kebudayaan melalui akulturasi masih mengandung unsur-unsur budaya lakal yang asli.

Adapun bentuk kontak kebudayaan yang menimbulkan proses akulturasi, antara lain sebagai berikut:

  • Kontak kebudayaan dapat terjadi pada seluruh, sebagian, atau antar individu dalam masyarakat
  • Kontak kebudayaan dapat terjadi antara masyarakat yang memiliki jumlah yang sama atau berbeda.
  • Kontak kebudayaan dapat terjadi antara kebudayaan maju dan tradisional.
  • Kontak kebudayaan dapat terjadi antara masyarakat yang menguasai dan masyarakat yang dikuasai, baik secara pollitik maupun ekonomi.

Demikianlah pembahasan mengenai Akulturasi: Pengertian, Unsur dan Sejarahnya di Indonesia di atas yang dapat Admin sampaikan, semoga dapat bermanfaat.

Terima Kasih.

Selamat Belajar Daring.

Posting Komentar untuk "Akulturasi: Pengertian, Unsur dan Sejarahnya di Indonesia"