Sejarah Singkat Hari Buku Nasional (Harbuknas)

Hari Buku Nasional


Belajar Daring - Sejarah Singkat Hari Buku Nasional (Harbuknas) merupakan judul dari tulisan ini.

Pada kesempatan ini Admin akan membagikan informasi mengenai Sejarah Singkat Hari Buku Nasional (Harbuknas) untuk Anda semua.

Untuk itu, silahkan Anda simak penejelasan dari tulisan ini yang berjudul Sejarah Singkat Hari Buku Nasional (Harbuknas).

Hari Buku Nasional (Harbuknas) di Indonesia diperingati setiap tanggal 17 Mei.

Tanggal ini dipilih bertepatan dengan hari lahirnya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) pada tahun 1980.

Hari Buku Nasional ini merupakan momen penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi. 

Literasi adalah kemampuan membaca dan menulis, serta kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi. 

Literasi sangat penting bagi kemajuan bangsa, karena dapat membantu masyarakat untuk:

  • Meningkatkan pengetahuan dan wawasan
  • Mengembangkan kemampuan berpikir kritis
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi
  • Memahami budaya dan nilai-nilai
  • Meningkatkan partisipasi dalam masyarakat

Sejarah Singkat Hari Buku Nasional

Berikut adalah Sejarah Singkat Hari Buku Nasional:

  • Tahun 2002: Hari Buku Nasional pertama kali diperingati pada tahun 2002 oleh Menteri Pendidikan saat itu, yaitu Bapak Abdul Malik Fadjar.
  • Tahun 2016: Perpres No. 66 Tahun 2016 tentang Hari Buku Nasional ditetapkan.
  • Tahun 2020: Tema Hari Buku Nasional 2020 adalah "Revolusi Literasi di Era Digital".

Tujuan Peringatan Hari Buku Nasional

Adapun Tujuan dari Peringatan Hari Buku Nasional adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan minat baca masyarakat.
  • Mengembangkan budaya literasi di Indonesia.
  • Mewujudkan masyarakat yang cerdas dan berpengetahuan.

Cara Memperingati Hari Buku Nasional

Berikut adalah Cara Memperingati Hari Buku Nasional:

  • Membaca buku: Luangkan waktu untuk membaca buku favorit Anda atau mencoba buku baru.
  • Mengunjungi perpustakaan: Kunjungi perpustakaan di daerah Anda dan jelajahi koleksi buku yang tersedia.
  • Mengikuti kegiatan literasi: Banyak komunitas literasi yang mengadakan kegiatan menarik di Hari Buku Nasional, seperti diskusi buku, seminar, dan pameran buku.
  • Memberi hadiah buku: Berikan hadiah buku kepada orang-orang terkasih sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya membaca.
  • Berbagi foto dan cerita tentang buku di media sosial: Gunakan hashtag #HariBukuNasional untuk menyebarkan semangat literasi kepada masyarakat luas.

Mari kita manfaatkan Hari Buku Nasional ini untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi di Indonesia!

Penutup

Tokoh yang Berperan Penting dalam Penetapan Hari Buku Nasional:

  • Bapak Abdul Malik Fadjar: Menteri Pendidikan Nasional yang mencetuskan ide Hari Buku Nasional.
  • Presiden Joko Widodo: Menandatangani Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2016 tentang Hari Buku Nasional.

Sebagai tambahan, berikut adalah beberapa fakta menarik tentang Hari Buku Nasional:

  • Hari Buku Nasional bukan hanya dirayakan di Indonesia, tetapi juga di negara-negara lain di dunia.
  • UNESCO menetapkan Hari Buku Internasional pada tahun 1995 untuk mempromosikan budaya membaca dan penghargaan terhadap penulis.

Demikian penjelasan dari tulisan yang berjudul Sejarah Singkat Hari Buku Nasional (Harbuknas) di atas.

Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat!

Terima kasih.

Selamat Belajar Daring.

Posting Komentar untuk "Sejarah Singkat Hari Buku Nasional (Harbuknas)"